Perjalanan hidup memang menarik untuk didokumentasikan. Selain bisa menjadi catatan yang membawa kenangan tersendiri, namun kadang juga bisa sebagai sarana untuk mengikat ilmu yang diperoleh dalam setiap jejak perjalanan tersebut.
Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Tak salahlah bila kita saling berbagi pengalaman, saling berbagi cerita dan juga mungkin bisa saling berbagi keceriaan.
Who knows...:-)

Guestbook

Thursday, December 22, 2011

Menulis...? Siapa Takut...?

Catatan hari ke-2

Hari kedua ternyata lebih seru. Hari ini ada beberapa hal baru yang dipelajari. Lumayanlah menambah keterampilan mendadani blog. Sesi pagi diisi dengan materi teknik menulis. So, pagi ini kita dapat pencerahan baru nih buat bersemangat lagi untuk menulis. Kayaknya mulai semangat lagi nih. Tapi bisa lebih konsisten gak ya..? Semoga saja. Setidaknya saat ini dimulai dengan tulisan yang asal-asalan ini. Nanti-nanti harus lebih serius lagi ya.

Berkenaan dengan teknik menulis tadi, katanya orang yang menulis relatif lebih sehat daripada yang tidak menulis. Anda tahu kenapa? Alasannya dengan menulis, orang bisa mengekpresikan pikiran, perasaan dan segala unek-uneknya, sehingga akan lebih rileks dan menjadi sehat.

Kendala utama yang seringkali ditemukan, terutama bagi penulis pemula adalah adanya anggapan bahwa menulis itu pekerjaan yang sulit, menulis itu hanya bagi yang cerdas. Jelas anggapan ini tidak ada dasarnya sama sekali. Apapun dapat kita tuliskan, baik itu dari yang kita lihat, yang kita dengar, maupun hasil pemikiran kita. Gak usah jauh-jauhlah menulis hal-hal yang diluar kemampuan kita. Cukup tuliskan sesuatu yang dekat dengan kita, mungkin itu hobi kita, atau kisah perjalanan kita. Pokoknya sesuatu yang sederhana namun cukup menarik untuk diceritakan. Ya.. mungkin sama saja dengan kalau kita bercerita sesuatu kepada teman atau kenalan kita. Hanya saja kali ini kita menggunakan media teks untuk menyampaikannya.

Untuk memulainya, buatlah tulisan apa saja dengan sesuka hati kita. Jangan perhatikan dulu tata bahasa, format dan sebagainya. Cukup tulis..tulis...dan tulis. Yap. Saya pernah juga baca sebuah buku yang menjelaskan hal yang sama. Di dalam buku itu dijelaskan untuk latihan tahap pertama kita disuruh menulis apapun yang terlintas di kepala kita, tanpa memikirkan apakah yang kita tulis itu saling berkaitan atau tidak. Yang penting ditulis. Dan jangan berhenti selama 10 menit. Nah ini merupakan suatu teknik untuk melatih kita untuk dapat mengalirkan ide lewat menulis.

Setelah ditulis, baca tulisan dengan suara keras. Kenapa? karena dengan membaca tulisan dengan suara akan membantu kita mengenali apakah tulisan kita itu bagus atau tidak. Nah terakhir, jangan pernah berharap banyak atau mempunyai keinginan yang muluk-muluk dari tulisan yang kita buat. Nikmati saja dulu prosesnya... perkara nanti bakal dilirik orang atau tidak, tidak usah dipikirkan dulu.

OK... mungkin perlu kita mulai saat ini juga... selamat berkarya...

No comments:

Post a Comment